Disclaimer: Artikel ini dihasilkan oleh Gemini Perbedaan nilai satu tick atau fraksi harga pada emiten di IDX ditentukan oleh harga saham itu sendiri , yang diatur dalam ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI). Aturan ini dibuat untuk memastikan perdagangan saham berjalan lebih tertata, adil, dan efisien, serta untuk menjaga likuiditas pasar. Berikut adalah tabel kelompok harga saham dan fraksi harganya di IDX (data per Juni 2025): Kelompok Harga Saham (Rp) Fraksi Harga (Tick Size) (Rp) 50 - < 200 1 200 - < 500 2 500 - < 2.000 5 2.000 - < 5.000 10 ≥ 5.000 25 Penjelasan dan Contoh: Dari tabel di atas, Anda bisa melihat bahwa: Semakin rendah harga saham, semakin kecil fraksi harganya. Contoh: Saham dengan harga Rp 150 (masuk kelompok 50 - < 200) hanya bisa bergerak naik atau turun Rp 1 per tick (misalnya dari Rp 150 ke Rp 151, atau Rp 149). Semakin tinggi harga saham, semakin besar fraksi harganya. Contoh: Saham dengan harga Rp 8.000 (masuk kelompok ≥ 5.000)...
Disclaimer: Artikel ini dihasilkan oleh Gemini Secara teori, investor ritel bisa membeli saham di Pasar Tunai IDX . Namun, dalam praktiknya, hal itu jarang sekali terjadi dan tidak direkomendasikan untuk sebagian besar investor ritel. Berikut penjelasannya: Tujuan Utama Pasar Tunai: Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Pasar Tunai (T+0) dirancang terutama untuk penyelesaian kegagalan transaksi (defaults) yang terjadi di Pasar Reguler atau Pasar Negosiasi. Anggota Bursa (Perusahaan Sekuritas) yang gagal memenuhi kewajiban mereka (misalnya, tidak bisa menyerahkan saham yang seharusnya dijual atau tidak bisa membayar pembelian saham) akan mencari saham di Pasar Tunai untuk menutupi kekurangan tersebut. Keterbatasan Akses bagi Ritel: Tidak Tersedia di Aplikasi Trading Umum: Hampir semua aplikasi online trading yang digunakan investor ritel hanya menyediakan akses ke Pasar Reguler. Opsi untuk bertransaksi di Pasar Tunai biasanya tidak tersedia di antarmuka pengguna standar....